Monday, October 29, 2012

Padukan Prestasi Akademik dan Non-akademik


Dengan fasilitas olahraga yang dimiliki, akhirnya banyak mahasiswa STIEM Bongaya yang menjadi atlet andalan Sulawesi Selatan dan tidak sedikit di antara mereka yang akhirnya menjadi juara nasional.
“Kelebihan dan prestasi yang mereka miliki itulah yang banyak membantu dan mempermudah mereka diterima bekerja pada perusahaan-perusahaan besar, terutama di BUMN dan perbankan,” ungkap Pembantu Ketua III STIEM Bongaya Dr H Ampauleng SE MSi. (Foto: Asnawin)





Dr H Ampauleng SE MSi:
Padukan Prestasi Akademik dan Non-akademik

Makassar, Tabloid Almamater.
Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar (STIEM) Bongaya, umumnya memiliki nilai tambah, karena pihak kampus menyiapkan berbagai fasilitas dan juga mendorong mahasiswa aktif dalam salah satu atau beberapa kegiatan ekstrakurikuler, serta kegiatan-kegiatan lain yang sifatnya pengembangan dan melatih kreativitas.

Dengan fasilitas olahraga yang dimiliki, akhirnya banyak mahasiswa STIEM Bongaya yang menjadi atlet andalan Sulawesi Selatan dan tidak sedikit di antara mereka yang akhirnya menjadi juara nasional.

“Kelebihan dan prestasi yang mereka miliki itulah yang banyak membantu dan mempermudah mereka diterima bekerja pada perusahaan-perusahaan besar, terutama di BUMN dan perbankan,” ungkap Pembantu Ketua III STIEM Bongaya Dr H Ampauleng SE MSi.

Pria kelahiran Wajo, 11 Juni 1965, mengatakan, meski-pun aktif dan bahkan juara dalam bidang olahraga, mereka juga tetap mengutamakan kuliahnya, sehingga mereka mampu memadukan prestasi akademik dan non-akademik.

“Saya katakan kepada mahasiswa, silakan berprestasi (olahraga, seni, dll), tapi jangan sampai kegiatan akademik dinomorduakan,” tandas Ampauleng, kepada Tabloid Almamater, di ruang kerjanya, Kamis, 16 Agustus 2012.

Selain menyiapkan berbagai fasilitas dan sarana untuk kegiatan ekstrakurikuler bagi mahasiswanya, STIEM Bo-ngaya juga mamfasilitasi dan memberikan dukungan dana untuk berbagai kegiatan lainnya di BEM, HMJ Akuntansi, HMJ Manajemen, Mapala, Study Club Ilmiah, dan bahkan termasuk kegiatan insidentil seperti aksi unjukrasa damai.

“Khusus mahasiswa baru, semua diwajibkan mengikuti SOPAN, yang merupakan singkatan dari Sosialisasi Peraturan Akademik dan Kemahasiswaan,” kata Ampauleng. (win)

@copyright Tabloid Almamater, Makassar, Edisi 3, Oktober 2012.

No comments: