Monday, October 24, 2011

Prospek Alumni



Seorang mahasiswa yang mempersiapkan diri dengan baik, memilih program studi yang benar-benar sesuai dengan cita-cita, minat, dan bakatnya, hampir pasti akan memiliki motivasi belajar yang bagus dan kelak menjadi ahli madya atau sarjana yang berkualitas.


--------------

Prospek Alumni

Menginjakkan kaki di perguruan tinggi berarti menyiapkan diri menjadi ahli madya atau sarjana. Menimba ilmu di perguruan tinggi berarti merenda masa depan yang lebih baik.
Oleh karena itu, sebelum menginjakkan kaki di perguruan tinggi, seorang calon mahasiswa harus menyiapkan mental dan memilih program studi sesuai cita-cita, minat, dan bakat.

Tanpa persiapan mental yang baik, seorang mahasiswa pasti akan mengalami goncangan jiwa dan mudah terombang-ambing oleh situasi dan kondisi yang dihadapinya. Begitu pun dengan program studi yang dipilih. Tanpa berpikir secara matang dan tanpa memikirkan tujuan akhir yang ingin dicapai, maka jalan yang ditempuh atau program studi yang dipilih pasti akan sulit dilalui dengan mulus.

Sungguh sangat naif kalau seorang mahasiswa tidak punya cita-cita atau tujuan dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Sungguh sangat disayangkan kalau seseorang memilih program studi tertentu di perguruan tinggi, hanya karena ikut-ikutan, tanpa pengetahuan atau pemahaman awal yang benar, serta tanpa tujuan yang jelas.

Seorang mahasiswa yang mempersiapkan diri dengan baik, memilih program studi yang benar-benar sesuai dengan cita-cita, minat, dan bakatnya, hampir pasti akan memiliki motivasi belajar yang bagus dan kelak menjadi ahli madya atau sarjana yang berkualitas.

Seseorang yang memilih kuliah pada Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKES), Akademi Keperawatan (Akper), Akademi Kebidanan (Akbid), atau perguruan tinggi kesehatan lainnya, berarti telah mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk menjadi tenaga kesehatan, baik ahli madya maupun sarjana kesehatan.

Program studi apapun yang dipilih, pasti memiliki prospek. Maka semua alumni perguruan tinggi sesungguhnya memiliki prospek yang cerah, tergantung cita-cita atau tujuan awal yang hendak dicapai.

Masa depan memang tidak pasti, karena memang tidak ada kepastian tentang apa yang akan kita alami pada masa-masa yang akan datang. Untuk menghadapi ketidakpastian itu, maka kita harus belajar dan salah satu wadah atau sarana belajar yang baik adalah perguruan tinggi.

Mereka yang belajar dan menempuh pendidikan di perguruan tinggi sesungguhnya telah menyiapkan diri menghadapi masa depan yang tidak pasti, tetapi dengan cita-cita dan tujuan yang telah ditetapkan sejak awal (sebelum kuliah), maka tidak ada yang perlu diragukan untuk menghadapi masa depan.

Seorang mahasiswa program studi keperawatan misalnya, harus bercita-cita menjadi perawat yang profesional. Untuk menjadi perawat yang profesional, maka seseorang harus memiliki keahlian yang meliputi kemampuan akademik dan kompetensi dalam bidang keperawatan. Jalan yang harus ditempuh yaitu dengan cara kuliah secara benar pada perguruan tinggi kesehatan yang juga berjalan secara benar.

Setelah bekerja, seorang perawat harus memiliki standar kinerja yang dilandasi rasa pengabdian yang tinggi, karena seorang perawat dituntut mampu bekerja dengan baik dalam berbagai situasi dan kondisi. Seorang perawat profesional harus bekerja dengan baik dalam tertekan, sama baiknya bekerja dalam keadaan normal.

“Anda akan bekerja dalam keadaan emergensi. Jangan sampai Anda tegang atau panik di hadapan pasien atau keluarga pasien,” kata Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Prof Dr HM Basri Wello MA, dalam berbagai kesempatan.

Seorang perawat profesional juga harus memiliki kepribadian yang kuat, pantang menyerah, dan tak mudah putus asa. Kepribadian yang kuat antara lain ditandai dengan penampilan dan pembawaan yang ceria, serta penuh simpati.

Perawat yang profesional juga harus membangun citra dan kredibilitas. Tentu butuh waktu yang tcukup lama untuk membangun citra dan kredibilitas tersebut, tetapi dengan keahlian atau kompetensi yang dimiliki, kinerja dan pengabdian yang tinggi, serta kepribadian yang kuat, maka seorang perawat pasti akan mampu membangun citra dan kredibilitasnya yang baik.

Standar-standar tersebut bukan hanya berlaku bagi perawat, melainkan berlaku secara umum dalam profesi apa pun.

Profesi yang dilandasi ilmu yang memadai tentu akan melahirkan profesionalisme. Maka, program studi apapun yang dipilih oleh seseorang dalam menimba ilmu di perguruan tinggi, pasti memiliki prospek. Dan sekali lagi, semua alumni perguruan tinggi sesungguhnya memiliki prospek yang cerah, tergantung cita-cita atau tujuan awal yang hendak dicapai.

No comments: