Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

Tuesday, September 10, 2024

Pentingnya Olahraga Rutin

   


Salah satu bentuk olahraga yang bisa dilakukan adalah jalan sehat bersama teman-teman. Aktivitas ini tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan memberikan motivasi untuk tetap konsisten berolahraga. (Foto: Fitrah)

Friday, August 30, 2024

Anies Baswedan Menolak Tawaran dengan Integritas dan Elegan

      

Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta, menunjukkan sikap yang patut dicontoh dalam dunia politik dengan menolak tawaran dari partai politik (parpol) untuk diusung sebagai calon Gubernur Jawa Barat. (int)

Sunday, August 25, 2024

Pilpres Curang, Pemilu Buruk, Quo Vadis Indonesia?

   

Hasil pilpres kemudian dinilai oleh banyak pihak penuh dengan kecurangan. Bahkan sebanyak 100 tokoh bangsa menyatakan menolak bersama-sama hasil penghitungan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Mereka menilai kontestasi politik itu penuh dengan kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).
 

Tuesday, November 07, 2023

Menulis Opini dan Esai di Medsos dan Media Massa

Gaya penulisan saya banyak dipengaruhi tulisan Sumohadi Marto Siswoyo atau Sumohadi Marsis, pendiri dan Pemimpin Redaksi Tabloid Bola. Sumohadi Marsis punya rubrik di Tabloid Bola yang diberi nama “Catatan Ringan”. Isinya benar-benar catatan ringan, ringan bahasanya, kalimatnya pendek-pendek, tidak menghakimi, tidak menghujat, dan selalu diselingi humor.

Wednesday, November 30, 2022

Menunda Pilkada di Luar Darurat Sipil Mengkhianati Kedaulatan Rakyat

Secara konstitusional Pemilukada tidak bisa ditunda dengan alasan apapun, kecuali dalam keadaan darurat sipil. Oleh karena itu, sengaja menunda Pilkada di luar keadaan darurat sipil atau Staat van Oorlog en Beleg (SOB) dapat dianggap penyimpangan sistem demokrasi dan mengkhianati kedaulatan rakyat.

- Achmad Ramli -

Saturday, April 18, 2020

Bahasa adalah Senjata, Kata-kata adalah Pelurunya


Bahasa jurnalistik adalah bahasa yang digunakan oleh wartawan atau media massa untuk menyampaikan informasi. Bahasa jurnalistik adalah bahasa dengan ciri-ciri khas yang memudahkan penyampaian berita dan komunikatif. Bahasa jurnalistik adalah bahasa yang digunakan dalam dunia jurnalistik. 

Thursday, July 23, 2015

Media Massa, Karya, dan Prestasi



Cukup banyak orang, kelompok orang, organisasi, lembaga, perusahaan, dan instansi yang menghasilkan karya-karya positif atau berprestasi di sekitar kita, tetapi tidak banyak media massa yang melirik mereka. Kondisi itulah yang mendorong kami menerbitkan majalah “Pedoman Karya.”
- Asnawin -

Wednesday, January 29, 2014

Kampus, Citra, dan Realita


CITRA. Realita di lapangan ternyata berbicara lain. Tidak sedikit alumni PTN yang menjadi pengangguran atau bekerja pada bidang yang tidak sesuai ijazahnya. Sebaliknya, cukup banyak alumni PTS yang sukses dalam karier dan usahanya. Di sisi lain, banyak PTN yang ribut saat pemilihan rektor. Banyak PTN yang mahasiswanya sering melakukan aksi unjukrasa anarkis. Tidak sedikit gedung kampus PTN yang dibakar oleh mahasiswanya sendiri. (Foto: Asnawin)

Saturday, June 01, 2013

Menggagas Eduwisata dan Desa Wisata di Takalar


TARI APPADEKKO' yang merupakan salah satu tarian khas daerah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dan menampilkan anak-anak sebagai penarinya, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, dan dapat dijadikan sebagai bagian dari paket eduwisata bagi para pelajar dan mahasiswa. (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

Tuesday, April 09, 2013

Pembangunan Karakter Bangsa Belum Optimal



Masyarakat Indonesia yang terbiasa santun dalam berperilaku, melaksanakan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan masalah, mempunyai kearifan lokal yang kaya dengan pluralitas, serta bersikap toleran dan gotong-royong, mulai cenderung berubah menjadi hegemoni kelompok-kelompok yang saling mengalahkan dan berperilaku tidak jujur. -- Prof Mansyur Ramly --

Sunday, March 24, 2013

Banyak PTS yang Belum Mandiri




Kondisi PTS dewasa ini masih banyak yang belum mandiri, akibat adanya berbagai konflik internal dan rendahnya kepercayaan pihak eksternal (swasta dan pemerintah) dalam mendukung proses penyelenggaraan pendidikan. Sering terdengar dualisme kepemimpinan, integritas dosen yang rendah, aktivitas akademik yang kurang lancar, sarana dan prasarana yang kurang mendukung yang dihadapi PTS secara internal. Di sisi lain, respons untuk bekerjasama dan bermitra relatif kurang, bantuan dari pihak luar juga kurang, serta tidak ada fasilitator yang mendukung kelancaran proses penyelenggaraan pendidikan pada PTS.

Thursday, June 07, 2012

Karakter Memengaruhi Kesuksesan Seseorang



Banyak hasil penelitian yang membuktikan bahwa karakter dapat memengaruhi kesuksesan seseorang. Di antaranya, hasil penelitian di Harvard University, Amerika Serikat, yang mengatakan bahwa ternyata kesuksesan seseorang tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill).
Penelitian ini mengungkapkan bahwa kesuksesan hanya ditentukan sekitar 20% oleh hard skill, dan sisanya (80%) oleh soft skill. Bahkan, orang-orang tersukses di dunia bisa berhasil dikarenakan lebih banyak didukung oleh kemampuan soft skill dari pada hard skill.

Sunday, February 05, 2012

Menyoal Out-put Perguruan Tinggi



Berdasarkan hasil survey dan hasil penelitian, penyebab terjadinya sarjana penganggur, antara lain karena mereka kurang memiliki kompetensi dengan dunia kerja. Selain itu, terjadi mistmach antara lepasan perguruan tinggi dengan dunia kerja. Banyak pengusaha mengeluh karena sulitnya mendapatkan tenaga kerja sesuai kebutuhan perusahaan (kelimpahan tenaga kerja berdampingan dengan kelangkaan tenaga kerja).

Wednesday, June 08, 2011

Menuju PTS Berdaya Saing


Perguruan tinggi negeri terbatas. Kondisi itu memberi peluang perguruan tinggi swasta untuk berperan banyak dalam merekrut jumlah mahasiswa maupun peluang lain dalam membangun pendidikan, serta menciptakan insan cerdas dan kompetitif. - Ibrahim Saman